Tampilkan postingan dengan label IPS KELAS XIII. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPS KELAS XIII. Tampilkan semua postingan
Jumat, 27 Oktober 2017
UPAYA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYIMPANGAN SOSIAL
Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyimpangan Sosial - Penyimpangan sosial adalah satu tindakan yang melanggar nilai dan norma sosial sebagai akibat dari proses sosialisasi yang tidak sempurna yang dijalani individu baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat pada umumnya. Keberhasilan suatu proses sosialisasi bagi individu, yaitu dengan ditunjangnya peranan orang dewasa (orang tua, guru, dan
Senin, 23 Oktober 2017
CONTOH PENYIMPANGAN SOSIAL DI MASYARAKAT
Contoh Penyimpangan Sosial - Ada berbagai jenis penyimpangan sosial yang terjadi dalam keluarga ataupun masyarakat. Berikut ini beberapa contoh penyimpangan sosial, antara lain yaitu penyalahgunaan narkotika, perkelahian pelajar, perilaku seksual di luar nikah, perilaku kriminal, dan homoseksualitas.
Penyalahgunaan Narkotika
Penyalahgunaan narkotika dengan dosis teratur dapat bermanfaat
Jumat, 20 Oktober 2017
BENTUK BENTUK DAN SIFAT SIFAT PENYIMPANGAN
Bentuk dan Sifat Penyimpangan – Penyimpangan Primer, Sekunder, Individu, dan Kelompok. Sifat positif dan negatif.
Bentuk Penyimpangan
Bentuk-bentuk penyimpangan antara lain penyimpangan primer, penyimpangan sekunder, penyimpangan individu, dan penyimpangan kelompok.
Penyimpangan Primer
Penyimpangan ini hanya bersifat sementara dan tidak diulang kembali. Individu yang melakukan
Senin, 16 Oktober 2017
PROSES PEMBENTUKAN PERILAKU MENYIMPANG
Proses Pembentukan Perilaku Menyimpang - Pembentukan perilaku menyimpang dapat terjadi karena proses sosialisasi yang tidak sempurna dan nilai-nilai subkebudayaan menyimpang.
Proses sosialisasi yang tidak sempurna
Dalam proses sosialisasi yang sangat berperan adalah agents of sosialization atau pihak-pihak yang melaksanakan sosialisasi. Adapun agen-agen sosialisasi terdiri atas:
a.
Jumat, 13 Oktober 2017
TEORI PENYIMPANGAN SOSIAL
Teori Penyimpangan Sosial – Teori Anatomi, Pengendalian, Reaksi Sosial, dan Sosialisasi. Penyimpangan sosial yang terjadi disebabkan oleh banyak faktor. Oleh karena itu, muncullah beberapa teori tentang penyimpangan, antara lain sebagai berikut.
Teori Anatomi
Teori ini berpandangan bahwa munculnya perilaku menyimpang adalah konsekuensi dari perkembangan norma masyarakat yang makin lama
Senin, 09 Oktober 2017
PENYEBAB PERILAKU MENYIMPANG DI MASYARAKAT
Penyebab Perilaku Menyimpang - Terjadinya perilaku menyimpang haruslah dilihat dari situasi dan kondisi masyarakat yang ada. Setiap individu memiliki latar belakang kehidupan yang berbeda maka hal tersebut akan menyebabkan terbentuknya pola-pola perilaku yang berlainan. Tidak semua individu mampu mengidentifikasi diri dengan nilai dan norma yang berlaku di dalam masyarakat. Hal ini berarti
Jumat, 06 Oktober 2017
PENGERTIAN PENYIMPANGAN SOSIAL MENURUT TOKOH
Pengertian Penyimpangan Sosial - Penyimpangan adalah segala bentuk perilaku yang tidak menyesuaikan diri dengan kehendak masyarakat. Dengan kata lain, penyimpangan adalah tindakan atau perilaku yang tidak sesuai dengan norma dan nilai yang dianut dalam lingkungan baik lingkungan keluarga maupun masyarakat. Penyimpangan terjadi apabila seseorang atau kelompok tidak mematuhi norma dan nilai yang
Senin, 25 September 2017
PERAN KONGRES PEMUDA 1928 DALAM PROSES PEMBENTUKAN IDENTITAS KEBANGSAAN INDONESIA
Peran Kongres Pemuda 1928 dalam Proses Pembentukan Identitas Kebangsaan Indonesia - Sejak berdirinya Budi Utomo (20 Mei 1908) maka muncullah organisasiorganisasl pergerakan kebangsaan di berbagal daerah. Di antaranya organisasi pemuda Tri Koro Dharmo (7 Maret1915) yang dldlrikan di Jakarta oleh Dr. R. Satiman Wiryosanjoyo, Kadarman dan Sunardi. Tujuan organisasi ini adalah mencapai Jawa- Raya
PERAN KONGRES PEREMPUAN PERTAMA DALAM PROSES PEMBENTUKAN IDENTITAS KEBANGSAAN INDONESIA
Peran Kongres Perempuan Pertama dalam Proses Pembentukan Identitas Kebangsaan Indonesia - Pergerakan kaum wanita di Indonesia dirintis oleh R.A. Kartini (1879 - 1904). Perjuangan R.A.Kartini memunculkan semangat nasionalisme bagi kaum wanita. Sebagai penerus R.A. Kartini adalah Dewi Sartika (1884 - 1974) dari Jawa Barat.
Berkat cita-cita R.A. Kartini, muncullah gerakan-gerakan
Senin, 18 September 2017
PERAN MANIFESTO POLITIK 1925 DALAM PROSES PEMBENTUKAN IDENTITAS KEBANGSAAN INDONESIA
Peran Manifesto Politik 1925 dalam Proses Pembentukan Identitas Kebangsaan Indonesia - Pada tahun 1908 di negeri Belanda berdirilah organisasi Indische Vereenlging. Organisasi ini didirikan para mahasiswa yang belajar di negeri Belanda. Mereka itu adalah Sutan Kasayangan Sorlpada, R.N. Noto Suroto, R.P. Sosrokartono, R. Husein Djayadiningrat, Notodiningrat, Sumitro Kolopaking, dan dr. Apituley.
Senin, 11 September 2017
MACAM GERAKAN PEMUDA DI INDONESIA
Gerakan Pemuda Di Indonesia - Setelah kepengurusan Budi Utomo banyak dipegang oleh golongan tua maka para pemuda mempunyai gagasan untuk membentuk suatu perkumpulan khusus bagi para pemuda. Diawali dengan berdirinya Tri Koro Dharmo ini adalah muridmurid sekolah menengah yang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur saja sehingga Tri Koro Dharmo yang kemudian menjadi Jong Java maka bermunculan
ORGANISASI KEAGAMAAN DI INDONESIA
Organisasi Keagamaan Di Indonesia - Perjuangan bangsa Indonesia tidaklah berakhir akibat larangan terhadap organisasi politik oleh pemerintah kolonial Belanda. Para tokoh pergerakan menyadari bahwa perjuangan tidaklah harus melalui organisasi politik atau tindakan menentang pemerintah kolonial, akan tetapi suatu tindakan yang bersifat luas yakni dalam hal kemanusiaan. Oleh karena itu, muncullah
Kamis, 24 Agustus 2017
FRAKSI NASIONAL DAN GABUNGAN POLITIK INDONESIA (GAPI)
Fraksi Nasional dan Gabungan Politik Indonesia (GAPI) - Adalah mari kita bahas dengan materi dibawah ini.
Fraksi Nasional
Perjuangan bangsa Indonesia juga dilakukan wakil-wakil partai yang duduk dalam Volksraad. Dengan dipelopori oleh Moh. Husni Thamrin maka pada tanggal 27 Januari terbentuklah Fraksi Nasional di Jakarta. Terbentuknya Fraksi Nasional ini didorong oleh beberapa hal, di
Senin, 24 Juli 2017
MASA MODERAT DI INDONESIA
Masa Moderat di Indonesia - Partai-partai yang berjuang pada masa radikal bersikap non kooperasi (tidak mau bekerja sama) dengan pemerintah kolonial Belanda seperti Perhimpunan Indonesia, Partai Komunis Indonesia, dan Partai Nasional Indonesia. Sejak tahun 1930, perjuangan partai-partai mulai mengubah taktiknya, partaipartai sudah bersifat moderat (agak lunak) dan menggunakan taktik kooperasi
Senin, 17 Juli 2017
MASA RADIKAL PARTAI NASIONAL INDONESIA (PNI)
Masa Radikal Partai Nasional Indonesia (PNI) - Pada tahun 1925, Ir. Soekarno mendirikan perkumpul-an Algeemene Studie Club di Bandung. Atas insiatif perkumpulan ini maka pada tanggal 4 Juli 1927 berdirilah partai politik baru yaitu Partai Nasional Indonesia. Para pendirinya adalah Ir. Soekarno, Dr. Tjipto Mangunkusumo, Ir. Anwari, Mr. Sartono, Mr. Iskaq Tjokrohadisuryo, Mr. Sunaryo, Mr. Budiarto
Rabu, 12 Juli 2017
MASA RADIKAL PARTAI KOMUNIS INDONESIA (PKI)
Masa Radikal Partai Komunis Indonesia (PKI) - Pada masa sebelum Perang Dunia I, paham komunis masuk ke Indonesia dibawa oleh seorang pimpinan buruh Negeri Belanda bernama H.J.F.M. Sneevliet. Ia adalah anggota Partai Buruh Sosial Demokrat atau Sociaal Democratische Arbeiderspartij. Semula ia tinggal di Surabaya sebagai staf redaksi sebuah surat kabar kemudian dipindahkan ke Semarang dan menjadi
Jumat, 09 Juni 2017
PERHIMPUNAN INDONESIA (PI)
Perhimpunan Indonesia (PI) - Adalah Pada tahun 1908 di Negeri Belanda berdirilah organisasi para mahasiswa Indonesia yang belajar di sana. Semula organisasi ini bernama Indische vereeniging. Pendirinya antara lain Sultan Kesayangan dan R.N. Noto Suroto. Tujuan yang ingin dicapai organisasi ini adalah untuk memajukan kepentingan bersama dari orangorang yang berasal dari Indonesia di Negeri
Senin, 10 April 2017
ORGANISASI INDISCHE PARTIJ (IP)
Organisasi Indische Partij (IP) - Indische Partij didirikan di Bandung pada tanggal 25 Desember 1912. Pendirinya Dr. E.F.E. Douwes Dekker sebagai ketua sedangkan Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara) dan dr. Tjipto Mangunkusumo sebagai wakil ketua. Ketiga tokoh ini kemudian dikenal dengan ”Tiga Serangkai”.
Adapun tujuan Indische Partij seperti yang termuat dalam anggaran dasar
Senin, 03 April 2017
ORGANISASI SAREKAT ISLAM (SI)
Organisasi Sarekat Islam (SI) - Pada tahun 1909, Raden Mas Tirtoadisuryo mendirikan perkumpulan dagang di Jakarta dengan nama Sarekat Dagang Islam (SDI). H. Samanhudi seorang pedagang batik dari Laweyan Solo merasa tertarik dengan organisasi dagang ini. Akhirnya ia mendirikan Sarekat Dagang Islam di Solo pada akhir tahun 1911. Tujuannya adalah untuk memajukan agama, dan untuk memperkuat diri
Senin, 27 Maret 2017
ORGANISASI BUDI UTOMO (BU)
Organisasi Budi Utomo (BU) - Seorang dokter Jawa bernama dr. Wahidin Sudirohusodo pada tahun 1906 dan 1907 meng-adakan perjalanan kampanye di kalangan priyayi di pulau Jawa. Ia menyampaikan pendapat untuk memajukan bangsanya melalui pendidikan. Pendidikan ini akan diusahakan sendiri tanpa bantuan pemerintah kolonial dengan mendirikan Dana Pelajar atau Studiefonds, untuk membantu para pelajar
Langganan:
Postingan (Atom)